It's All Started with a Simple Deep Thought That…… "
The world is going 24 hours
Penduduk dunia di zaman Nabi Adam ada 2 orang, penduduk dunia di zaman perang dunia ke 2 ada 2 milyar orang. Penduduk dunia sekarang ada 6,5 milyar orang. Hanya dalam waktu 50 tahun, bumi dibebani dengan Extra 4,5 milyar orang. Untuk menyediakan kebutuhan 6,5 milyar penduduk dibutuhkan kehidupan 24 jam..!!. Pabrik-pabrik, Money changer, Restaurant, Klinik, Supermarket, Apotik, Car wash, etc. Kalau bisnis dimana-mana sudah berjalan 24 jam, kenapa kita tidak membuat suatu usaha pendukung bisnis yang juga 24 jam ?.
Basic Concept
Bagaimana menyediakan layanan bisnis center bagi suatu kawasan pemukiman?
Cara menyajikan Bisnis Center Snapy
- Layanan standar internasional
- Profesional
- Bersih
- Nyaman & cozy
- Bergaransi
Standard Servis Snapy
- Objective of our service : membuat pelanggan terpukau dengan layanan kami
- Slogan: “Get Things Done”, “Segala urusan Andapun jadi beres”
- Kompeten
- Tepat Waktu (Timeliness)
- Bebas masalah (Problem free)
Our Service
- Jasa Digital copy & print
- Jasa Instant Print
- Jasa Desain Grafis
- Jasa Architectural Plotter Scan & Print
- Jasa Large Media Print Indoor, outdoor & neon box
- Jasa Ready Print (Stamp, Id Card,T-shirt, Mug, Pin)
- Jasa typist
- Jasa Document Finishing
- Jasa High speed Internet
- Jasa Stationeries & electronic Vouchers
- Jasa Advertising Placement
- Jasa Shipment & Ticketing
Now
- Serving ± 4 million happy customers so far
- Menjadi pioneer untuk Largest Digital Print Network in Indonesia
- Mengubah cara business center industry menjadi melayani pelanggan.
- 27 outlet melayani lebih dari 100.000 pelanggan setiap bulan
- Memberi money back guarantee atau 20% discount bila pelanggan tidak puas
- Terus berinovasi untuk menciptakan produk-produk inovatif seperti : Creative Banner, Snapy Photobook, Mosaic, etc.
The Birth of Snapy
Pada akhir tahun 1998 di Jln Gandaria I no.88 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, lahirlah suatu outlet Snapy yang memiliki konsep Office business center, saat itu Snapy merupakan satu-satunya tempat yang melayani document solution dengan ramah, nyaman dan bergaransi. Dengan ruangan berAC yang nyaman, ucapan “Selamat datang” kepada setiap pelanggan yang masuk dan memiliki karyawan yang kompeten dibidangnya, maka kami cukup dikenal dan dipercaya dalam penanganan document solution.
Disaat krisis moneter justru kami terus mendapat kepercayaan dan Snapy dijadikan sebagai second office bagi para entrepreneurs yang selalu membutuhkan layanan kami dalam menyelesaikan bisnis-bisnis mereka.Seiring dengan kebutuhan pasar, Snapy memperbesar jaringan dan meningkatkan kemampuan layanannya antara lain :
| 1999 |
Outlet Benhil dan Bintaro dibuka |
| 1999 |
Outlet Thamrin dibuka |
| 1999 |
Masuk ke pasar large format architectural dengan mesin 5080 |
| 1999 |
Service sebagai differentiation strategy dengan program service excellence |
| 2000 |
Program service guarantee diluncurkan |
| 2000 |
Outlet Cideng dibuka |
| 2000 |
Outlet Kyai Tapa dibuka |
| 2001 |
Masuk ke era print color digital dengan Docucolor 2060 |
| 2002 |
Outlet Cideng pindah ke Tebet |
| 2003 |
Outlet Kyai Tapa pindah ke Kemang |
| 2003 |
Usaha agama dimasukkan kedalam strategy business Snapy |
| 2004 |
Outlet Thamrin pindah ke Kelapa Gading |
| 2006 |
Outlet Wolter dibuka |
| 2006 |
Snapy memasuki era large format indoor/outdoor dengan mesin Canon W8400 di cabang Wolter dan Benhil |
| 2006 |
Snapy meluruskan focus business menjadi 3 business strategic unit yaitu Branches, Franchises dan B2B. |
| 2007 |
Kami memindahkan Head Office kami ke gedung yang 3 kali lebih luas dari yang lama dengan tema baru Snapy to be open and to be accessible concept. |
| 2007 |
Terus memantapkan posisinya di pasar digital print dengan menjadi pembeli mesin docu 8000 pertama di Jakarta, tercepat dan tercanggih dari Fuji xerox |
| 2007 |
Launching Franchise opportunity di exhibisi franchise di Balai sidang Jakarta dan mendapatkan 170 calon franchise potensial. |
| 2007 |
hingga sekarang telah dibuka 20 outlet franchise di Jabodetabek termasuk diluar kota (Malang) |
|